Gaya Hidup Sehat Sebagai Vegetarian

Posted on

Gaya Hidup Sehat Sebagai Vegetarian

Belakangan ini gaya hidup sehat sebagai vegetarian sangat digemari di kalangan masyarakat, sehingga banyak orang yang mulai memilih untuk menjadi seorang vegetarian. Banyaknya pola makan atau diet yang ada belakangan ini membuat vegetarian juga terbagi menjadi beberapa jenis. Dan setiap jenis sesuai dengan kebutuhan asupan makanan yang berbeda-beda. Memiliki gaya hidup sehat sebagai vegetarian memberikan manfaat yang sangat beragam untuk tubuh. Selain menjaga kesehatan, gaya hidup ini bisa digunakan untuk mengontrol tingkat kolesterol maupun juga berat badan yang sering sekali menjadi ketakutan terbesar orang. Di bawah ini terdapat macam-macam dari vegetarian.

[device] [/device] [notdevice] [/notdevice]

 

Quoates Vegetarian

 

1. Vegetarian Murni

Biasanya sering disebut vegan atau vegetarian sempurna, biasanya untuk tipe vegetarian yang ini benar-benar tidak mengkonsumsi segala macam produk hewani, seperti daging, susu, dan telur. Sehingga orang-orang dengan vegetarian murni tidak mendapatkan asupan vitamin B12 dan DHA yang cukup. Biasanya untuk menyiasatinya, memakan kacang-kacangan atau produk olahan kacang sering menjadi pilihan, seperti kacang merah ataupun kacang kedelai. Sebagai pengganti kalsium yang seringnya didapat dari susu, seorang vegetarian murni bisa mengkonsumsi sawi daging. Biasanya vegetarian murni sering dianjurkan untuk orang-orang yang memiliki penyakit diabetes ataupun hipertensi karena diet ini kaya akan serat.

 

 2. Pollotarian

Vegatarian tipe Pollotarian biasanya selain mengkonsumsi sayuran juga biasanya mendapatkan asupan makanannya dari bahan hewani yang berasal dari unggas, seperti ayam. Sehingga tipe ini tidak perlu takut akan kekurangan zink, zat besi, protein hewani dan vitamin B12. Tetapi tidak semua bagian dari unggas tersebut bisa dimakan, biasanya hanya bagian-bagian tertentu. Biasanya kulit unggas dihindari dan harus dibuang, dan para pollotarian disarankan untuk mengkonsumsi bagian dada dari unggas karena bagian tersebut paling baik karena kadar lemak yang lebih rendah. Lebih disarankan lagi apabila ayam yang dikonsumsi adalah ayam kampung, karena biasanya di ayam-ayam tersebut tidak diberikan suntikan penggemuk instan, dan kadar lemak jenuhnya lebih rendah. Untuk cara mengkonsumsi ayam yang paling baik untuk tipe Pollotarian adalah dengan dibakar ataupun dikukus. 

 

3. Lacto-Ovo Vegetarian

Vegetarian tipe Lacto-Ovo vegetarian ini dinilai sebagai yang paling enak diantara yang lainnya. Karena yang menganut sistem vegetarian ini masih bisa mengkonsumsi telur dan susu. Sehingga tidak perlu takut kekurangan kalsium dan DHA karena kebutuhannya tercukupi dari susu dan kuning telur yang masih bisa dikonsumsi. Biasanya tipe diet ini cocok untuk para remaja dengan rentang usia antara 13 sampai 17 tahun yang ingin mengurangi lemak. Dengan diet Lacto-Ovo Vegetarian, kebutuhan nutrisi dan zat besi para remaja terpenuhi. Sedangkan untuk kebutuhan energi bisa didapat dari kombinasi susu, sayur dan kuning telur yang dirasa sesuai untuk memenuhi masa-masa pertumbuhan remaja tersebut. Kuning telur tidak hanya mengandung DHA dan AA yang sangat baik untuk otak, tetapi juga banyak mengandung mineral, Kolin dan kaya akan zat besi. 

[device] [/device] [notdevice] [/notdevice]

 

4. Pescatarian 

Vegetarian tipe Pescatarian ini biasanya direkomendasikan oleh para pakar gizi dibandingkan vegetarian lainnya. Mengapa? karena vegetarian jenis Pescatarian ini bisa mengkonsumsi berbagai macam produk ikan dan seafood. Kita tahu bahwa makanan laut kaya sekali akan DHA yang sangat baik untuk otak. DHA sangat baik untuk perkembangan otak terutama untuk para remaja yang sedang berada di puncak pertumbuhan. Selain DHA, protein dan kalsium yang terdapat dalam makanan laut juga tinggi. Contohnya, yang terdapat dalam ikan salmon dan tuna. Sedangkan kalsium yang biasanya didapat dari susu, bisa digantikan dengan mengkonsumsi ikan teri. Kalsium yang terkandung di ikan teri sekitar 972 mg per 100 gram ikan, cukup tinggi bukan. Dan kalsium tersebut dapat berfungsi untuk menjaga kesehatan dan memperkuat tulang dan juga gigi. Dengan kadar lemak yang rendah dari makanan laut, maka penyerapan serat dalam tubuh dapat lebih mudah.

 

Gaya Hidup Sehat Sebagai Vegetarian

 

Menjadi seseorang yang memiliki gaya hidup sehat sebagai vegetarian memiliki manfaat yang banyak sekali bagi tubuh. Manfaat yang didapat oleh para vegetarian yaitu:

a) Membuat kulit menjadi lebih cantik dan sehat 

Di dalam sayuran banyak sekali terkandung mineral dan antioksidan yang baik sekali untuk kulit. Tidak hanya itu, mineral dan antioksidan tersebut dapat membantu pigmen kulit dan memperlancar aliran darah, sehingga kulit menjadi lebih sehat.

b) Memperbaiki kehidupan seks

Seseorang yang sering mengkonsumsi daging merah biasanya memiliki penurunan dalam hal gairah seks, sedangkan dengan mengkonsumsi sayuran dapat membantu memperbaiki kualitas kehidupan seks dan sperma untuk para pria

c) Menjaga dan mempertahankan berat badan

Biasanya untuk para vegetarian, lebih mudah dalam mempertahankan berat badan dibandingkan dengan orang yang terbiasa mengkonsumsi daging merah. Sehingga biasanya para vegetarian mampu memiliki badan yang ideal.

d) Menurunkan kadar Kolesterol Yang Jahat (LDL) dan Menaikkan Kadar Kolesterol Yang Baik (HDL)

Biasanya para vegetarian mengkonsumsi gandum ata kacang-kacangan yang baik untuk tubuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol yang jahat untuk tubuh.

e) Menurunkan resiko kanker

Di dalam sayuran banyak sekali mengandung mineral, antioksidan dan berbagai macam nutrisi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Nutrisi-nutrisi tersebut dapat meningkatkan imunitas seseorang sehingga bisa mencegah terjadinya kanker. 

Menjadi seorang yang memiliki gaya hidup sehat sebagai vegetarian dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Diet vegetarian pun dianjurkan untuk orang-orang yang sakit bahkan ibu hamil. Silahkan mencoba, siapa tahu menjadi vegetarian menjadi salah satu solusi untuk hidup yang lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.